Tag Archives: ruu pemilu

Pandangan Prof Valina Singka Subekti tentang RUU Pemilu

Pendapat Prof Valina Singka Subekti tentang RUU Pemilu. Disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU tentang Pemilu (Komisi II DPR RI) pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan dibawah ini

Read More »

Pandangan Prof Din Samsudin Tentang RUU Pemilu

Pendapat Prof Din Syamsuddin tentang RUU Pemilu. Disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU tentang Pemilu (Komisi II DPR RI) pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan dibawah ini :

Read More »

Pandangan Prof Ramlan Surbakti Tentang RUU Pemilu

Prof Ramlan Surbakti memberikan pandangan tentang RUU Pemilu sebagai pakar dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi II DPR RI Panja tentang Pemilu pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan di bawah ini.

Read More »

Kompilasi Materi Kajian RUU Pemilu

Pembahasan draft RUU Pemilu telah bergulir di Komisi II DPR RI. Publik, pegiat pemilu dan masyarakat sipil perlu mencermati, mendiskusikan, dan mengawal RUU Pemilu agar Pemilu berkualitas. Untuk mendokumentasikan dialektika dan diskursus RUU Kepemiluan, saya kompilasi materi-materi kajian atas RUU Pemilu dari para pakar kepemiluan sebagai bahan belajar. NO PEMATERI JUDUL EVENT Download 1 Prof. Dr. Topo Santoso, SH. MH …

Read More »

Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU Pemilu Dengan Pakar

Komisi II DPR RI pada hari Selasa, 30 Juni 2020 menggelar rapat dengar pendapat umum untuk Panja RUU Pemilu. Para pakar atau narasumber yang dihadirkan diantaranya : 1. Prof. Kacung Marijan (Unair) 2. Topo Santoso (FH UI) 3. Titi Anggraeni (Perludem) 4. Prof. Dr. Siti Zuhro, M.A., 5. Dr. Nur Hasyim (LIPI) Silahkan para pegiat pemilu, masyarakat sipil, penyelenggara Pemilu …

Read More »

Kompas 29 Juni 2020 Publik Terbelah Soal Ambang Batas

Read More »

Kompas 22 Juni 2022 Kedaulatan Pemilih Perlu Dijamin

Read More »

Kompas 20 Juni 2020 Dilema Pembahasan RUU Pemilu

Catatan: Ada kesalahan infografis yang dibuat Kompas edisi 20 Juni sebagai berikut : Jumlah parpol peraih kursi di DPR pada Pemilu 2009 tertulis 21 parpol, seharusnya hanya ada 9 parpol. Jumlah parpol peraih kursi di DPR pada Pemilu 2014 tertulis 16 parpol, seharusnya hanya ada 10 parpol.        

Read More »

Kompas 11 Juni 2020 Aturan Belum Mampu Cegah Politik Transaksional

Read More »

Kompas 9 Juni 2020 Simulasi Prasyarat Memilih Model Keserentakan

Read More »