Kawal RUU Pemilu

Juli, 2020

  • 2 Juli

    Pandangan Prof Valina Singka Subekti tentang RUU Pemilu

    Pendapat Prof Valina Singka Subekti tentang RUU Pemilu. Disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU tentang Pemilu (Komisi II DPR RI) pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan dibawah ini

  • 2 Juli

    Pandangan Prof Din Samsudin Tentang RUU Pemilu

    Pendapat Prof Din Syamsuddin tentang RUU Pemilu. Disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU tentang Pemilu (Komisi II DPR RI) pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan dibawah ini :

  • 2 Juli

    Pandangan Prof Ramlan Surbakti Tentang RUU Pemilu

    Prof Ramlan Surbakti memberikan pandangan tentang RUU Pemilu sebagai pakar dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi II DPR RI Panja tentang Pemilu pada 1 Juli 2020. Silahkan saksikan di bawah ini.

  • 2 Juli

    Kompilasi Materi Kajian RUU Pemilu

    Pembahasan draft RUU Pemilu telah bergulir di Komisi II DPR RI. Publik, pegiat pemilu dan masyarakat sipil perlu mencermati, mendiskusikan, dan mengawal RUU Pemilu agar Pemilu berkualitas. Untuk mendokumentasikan dialektika dan diskursus RUU Kepemiluan, saya kompilasi materi-materi kajian atas RUU Pemilu dari para pakar kepemiluan sebagai bahan belajar. NO PEMATERI JUDUL EVENT Download 1 Prof. Dr. Topo Santoso, SH. MH …

Juni, 2020

  • 30 Juni

    Rapat Dengar Pendapat Umum Panja RUU Pemilu Dengan Pakar

    Komisi II DPR RI pada hari Selasa, 30 Juni 2020 menggelar rapat dengar pendapat umum untuk Panja RUU Pemilu. Para pakar atau narasumber yang dihadirkan diantaranya : 1. Prof. Kacung Marijan (Unair) 2. Topo Santoso (FH UI) 3. Titi Anggraeni (Perludem) 4. Prof. Dr. Siti Zuhro, M.A., 5. Dr. Nur Hasyim (LIPI) Silahkan para pegiat pemilu, masyarakat sipil, penyelenggara Pemilu …

  • 29 Juni

    Kompas 29 Juni 2020 Publik Terbelah Soal Ambang Batas

  • 22 Juni

    Kompas 22 Juni 2022 Kedaulatan Pemilih Perlu Dijamin

  • 20 Juni

    Kompas 20 Juni 2020 Dilema Pembahasan RUU Pemilu

    Catatan: Ada kesalahan infografis yang dibuat Kompas edisi 20 Juni sebagai berikut : Jumlah parpol peraih kursi di DPR pada Pemilu 2009 tertulis 21 parpol, seharusnya hanya ada 9 parpol. Jumlah parpol peraih kursi di DPR pada Pemilu 2014 tertulis 16 parpol, seharusnya hanya ada 10 parpol.        

  • 11 Juni

    Kompas 11 Juni 2020 Aturan Belum Mampu Cegah Politik Transaksional

  • 9 Juni

    Kompas 9 Juni 2020 Simulasi Prasyarat Memilih Model Keserentakan